Senin, 25 Oktober 2021 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Kabar

Remaja Masjid, Strategis Menjaga Jati Diri Bangsa

Minggu, 17 September 2017
kemenag.go.id
MENTERI Agama, Lukman Hakim Saifuddin menutup Jambore Pemuda Remaja Masjid Indonesia di Banjarmasin, Jumat (15/9/2017).*

MRB – Remaja masjid mempunyai posisi yang sangat strategis untuk menjaga jati diri bangsa Indonesia ini. Demikian disampaikan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin pada penutupan Jambore Pemuda Remaja Masjid Indonesia di Banjarmasin, Jumat (15/9/2017).

Menag mengatakan, remaja merupakan komponen terbesar bangsa dalam piramida penduduk Indonesia. Karenanya harus terus dibina karena perannya sangat besar dalam menjaga warisan pendahulu.

Dalam kaitannya dengan remaja masjid, Menag mengungkapkan, aktivitas remaja di masjid sangat positif. Selain untuk memperluas wawasan pengetahuan keislaman, juga tentang keorganisasian, kehidupan kebangsaan, bahkan kepemerintahan.

Wawasan seperti itu penting bagi remaja mengingat tantangan ke depan tidak sederhana. “Ajaran agama yang menebarkan rahmah bagi semesta sebagaimana diajarkan pendahulu harus dapat dipertahankan sekaligus diterjemahkan dalam konteks kekinian. Generasi muda bangsa harus dijauhkan dari paham agama yang mengaku-ngaku mengajarkan Islam, namun esensinya bertolak belakang dengan Islam,” ungkap Menag.

Dicontohkannya, beberapa pemuda yang karena keterbatasan pengetahuannya, ikut dalam gerakan ISIS. Mereka kemudian menyesal setelah memahami bahwa cara yang mereka lakukan justru bertentangan dengan esensial ajaran Islam.

Sementara itu, penutupan Jambore dilakukan bersamaan dengan Silaturahmi Ustad-Ustadzah Se-Indonesia dengan Menteri Agama. Tampak hadir, Ketua BKPRMI Pusat Said Aldi, Direktur Urusan Agama Islam Dan Pembinaan Syariah Muhammad Thambrin, Direktur Penerangan Agama Islam Khoeruddin, dan Kakanwil Provinsi Kalimantan Selatan Noor Fahmi.* ati/kemenag.go.id - MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR