Minggu, 22 Mei 2022 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar
Kota Jeddah

Pintu Gerbang Tanah Suci

Jumat, 28 Juli 2017

MRB - Kota Jeddah merupakan pintu gerbang menuju kota lain di dalam perjalanan ibadah haji ataupun umrah, khususnya kota-kota suci Mekah dan Madinah.

Jemaah haji atau umrah asal Indonesia yang umumnya menggunakan angkutan udara akan mendarat di bandara “King Abdul Aziz”, yang dibangun dan ditata modern. Bandara ini merupakan bandara tersibuk di dunia terutama pada musim haji, terbagi ke dalam 3 terminal yaitu terminal domestik, internasional dan terminal khusus untuk ibadah haji.

Khusus terminal haji, atapnya berbentuk tenda seperti yang digunakan masyarakat Arab, terbuat dari bahan yang mahal dan kekuatannya dapat dibanggakan. Rancangan bangunan terminal ini telah memenangkan hadiah dan penghargaan internasional karena keunikan, keindahan dan ketahannya, yaitu penghargaaan internasional Agha Khan untuk arsitektur Islam pada 1983.

Di dalam terminal haji, semua fasilitas yang diperlukan oleh jemaah tersedia secara lengkap dan memuaskan. Kamar mandi, kamar kecil, kantin, rumah makan, toko buku, toserba, sarana komunikasi, klinik, hingga tim keamanan (polisi) pun ada di mana-mana. Semua ini menambah ketenangan dan kenyamanan para tamu Allah.

Di dalam Kota Jeddah, terdapat 12 rumah sakit modern, dan ada pula 21 klinik khusus. Selain itu terdapat ratusan taman indah dan menarik, ribuan lampu penerangan dengan ketinggian mulai 3,5 meter sampai 31 meter yang tersebar luas di seluruh kota. Terdapat sejumlah pasar sayuran, buah-buahan, alat-alat rumah tangga, pakaian, kendaraan sampai pasar ternak, juga tersebar luas pusat-pusat perbelanjaan modern, seperti yang umum terdapat di kota-kota modern di benua Eropa atau Amerika.

Panorama indah yang mengagumkan adalah kehadiran air mancur Raja Fahd di tengah Laut Merah dengan tinggi pancarannya sampai 260 meter. Pada sore hari saat matahari akan terbenam atau malam hari ketika diterangi lampu sorotnya, keindahan air mancur ini ternyata memiliki nilai tertinggi di dunia.

Transportasi darat antara Jeddah dengan Mekah dan Madinah serta kota-kota lainnya sudah dilakukan secara modern, yaitu menggunakan jalan lebar bebas hambatan. Tentu saja Mekah hanya bisa dicapai melalui jalan darat, sebab Kota Mekah tidak memiliki bandara. Jalan darat bebas hambatan sejauh 75 km antara Jeddah-Mekah,dengan 8 jalur pada tiap arah merupakan jalan sibuk setiap saat.

Kota Jeddah menjadi gerbang utama untuk memasuki kota-kota suci sehingga keberadaannya begitu penting bagi umat Islam. Apalagi Jeddah juga menjadi Qarnul Manazil sebagai salah satu miqat makani bagi jemaah haji dan umrah yang akan memasuki kota suci Mekah.* abu ainun - MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR