Minggu, 22 Mei 2022 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar

Indonesia Dirikan Universitas Islam Bertaraf Internasional

Selasa, 11 Juli 2017

MRB – Indonesia akan mempunyai universitas Islam bertaraf internasional. Universitas yang pendiriannya mengacu kepada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) ini, dikhususkan untuk mahasiswa program pendidikan master dan doktoral.

UIII saat ini baru memasuki tahap pembangunan yang menyerap anggaran sekitar Rp 1,5 triliun. Berdiri di atas lahan sekitar 142 hektare di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, bangunan kampus UIII menggunakan konsep modern yang ramah lingkungan.

“Insya Allah tahun 2019 sudah mulai berjalan proses pembelajaran,” ungkap Wakil Presiden, Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis pekan lalu.

Menurut Jusuf Kalla, dana pembangunan UIII menggunaka APBN 2017. “Dalam APBN 2018 juga dianggarkan, total keseluruhan mencapai Rp 1,5 triliun,” katanya.

Jusuf Kalla menuturkan, selain sedang mempersiapkan bangunan kampus, saat ini juga sedang disiapkan konsep visi, misi, dan kurikulum pendidikan. Mengenai kurikulum, Jusuf Kalla belum bisa memastikan akan menggunakan kurikulum apa.

“Pemerintah akan membandingkan terlebih dulu sejumlah kurikulum asing sebelum diterapkan dalam proses pembelajaran di Universitas Islam Internasional Indonesia. Misalnya membandingkan kurikulum yang diterapkan Kuala Lumpur, Yordania, Mesir, Kanada, dan sejumlah negara lainnya. Sejumlah ulama maupun pengajar asing juga akan dilibatkan dalam penggodokan kurikulum yang diterapkan di Universitas Islam Internasional,” katanya.

Dengan keberadaan UIII, lanjutnya, Indonesia ke depan diharapkan dapat menjadi contoh negara dengan pluralisme dan toleransi yang baik. “Di sini, orang-orang dari seluruh penjuru dunia akan belajar tentang Islam yang moderat. Kampus ini disiapkan untuk pemikir dan intelektual Islam yang mendunia, makanya hanya untuk S2 dan S3, post graduate saja," katanya.

Sementara itu Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, UIII hanya akan mengembangan program strata dua dan tiga serta diarahkan untuk riset keislaman. Universitas Islam Internasional yang didesain untuk bisa menjadi ikon bagi pengembangan studi Islam ini. UIII diharapkan akan menghasilkan ahli-ahli riset tentang ilmu keislaman yang mumpuni dan berwawasan kemajuan.

“Mahasiswa strata-1 akan difokuskan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Ada 55 PTKIN seluruh Indonesia yang dimiliki pemerintah. Biar mereka fokus ke S1," ujarnya.

Menurut Lukman, nilai-nilai Islam yang berkembang di Indonesia merupakan sesuatu yang khas dalam konteks global. Ia berharap, pendirian UIII dapat memberikan kontribusi positif dan ikut menata peradaban dunia.

“Sudah waktunya Indonesia dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia memiliki universitas bertaraf internasional yang fokus mendalami nilai-nilai Islam. Memiliki universitas bertaraf internasional yang secara khusus mengkaji, mendalami, sekaligus mengembangkan Islamic studies," ujarnya.* ati – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR