Minggu, 22 Mei 2022 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Muamalah

Liga Ngabuburit, Ajang Olahraga di Bulan Ramadhan

Jumat, 2 Juni 2017
humas pemkot bandung
PEMBUKAAN Liga Ngabuburit 2017 dilakukan oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung, Yossi Irianto didampingi Wakil Ketua Asprov PSSI Jabar, Aji Giatmiko Sugiat di Lapangan Lodaya, Kamis (1/6/2017).*

MRB – Asprov PSSI Jawa Barat bekerja sama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung menggelar Liga Ngabuburit 2017. Ajang olahraga di Bulan Ramadhan ini, merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun. Tahun ini, Liga Ngabuburit memperebutkan Piala Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bandung.

Pembukaan Liga Ngabuburit 2017 dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung sekaligus selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung, Yossi Irianto didampingi Wakil Ketua Asprov PSSI Jabar, Aji Giatmiko Sugiat di Lapangan Lodaya, Kamis (1/6/2017). Pembukaan dilanjutkan dengan pertandingan antara Klub sepak bola BNI46 FC dan Blaster PSAD.

Tahun ini Liga Ngabuburit diikuti oleh 36 tim yang terdiri dari tiga kelompok usia. Terdapat 6 tim kategori usia di bawah 19 tahun, 21 tim kategori umum usia 20-39 tahun, dan 9 tim kategori usia di atas 40 tahun. Liga ngabuburit ini akan berlangsung hinggal tanggal 22 Juni 2017. Setiap harinya, pertandingan akan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB.

Yossi mengaku berbangga dan salut kepada para pemain, walaupun sedang berpuasa namun tidak menjadikan halangan untuk tetap berolahraga. Pada pertandingan ini, para pemain memang diharuskan dalam keadaan berpuasa. "Ini bagus sekali, karena yang penting sampai yang wajib jadi sunah, yang sunah jadi wajib," katanya.

Menurutnya, kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan kebugaran masyarakat. Sebab peran pemerintah tidak hanya untuk mengolahragakan masyarakat tetapi juga memasyarakatkan olahraga. "Apalagi kita akan punya bonus demografi di mana usia produktif akan mencapai 70% dari total populasi," katanya.

Oleh sebab itu, penting halnya menjaga kebugaran dan kesehatan generasi produktif itu sejak dini. Prinsipnya, jika badan kuat, maka jiwa pun akan sehat.

"Kalau tidak diisi dengan keseimbangan jasmani dan rohani, usia produktif itu akan lewat begitu saja," imbuh pria penerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya 30 tahun itu.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila itu bisa menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan silaturahmi. Ia juga ingin menegaskan bahwa perannya di dalam Pramuka juga mendorong untuk memperkuat Pancasila.* ati - masjidraya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR